Suplai langsung agen resmi di Denpasar, Singaraja & seluruh Bali.
Lebih dari 275 nutrisi dan fitonutrien alami dari buah mengkudu Tahiti yang teruji ilmiah sejak 1996
Meningkatkan aktivitas sel NK hingga 30% dan kadar interleukin-2 sebesar 32%.
Proxeronine, serotonin, dan scopoletin untuk vitalitas dan stamina sepanjang hari.
Fitonutrien tinggi melawan radikal bebas dan memperlambat penuaan dini.
60+ jurnal peer-review dan uji klinis manusia. Lab Morinda bersertifikat FDA.
Aman dari anak-anak hingga lansia. 30ml per hari untuk seluruh keluarga.
Dipanen dari French Polynesia tanpa pestisida. Proses lengkap dari pohon ke botol.
Tahitian Noni® Family™ Tahitian Noni® Family™ Bioactive Beverage Isi Dalam Botol: 750 ml Harga Retail Rp. 240.000 (1…
c Isi Dalam Botol: 750 ml Harga Retail: Rp. 410.000 Harga Member CAS: Rp. 350.000 Tahitian Noni™ Pure™ merupakan konsentrat…
Defy Defy | Biotopical Age Intervention Isi: 3 set produk perawatan wajah Harga Retail: Rp. 900.000 Harga Member…
Tahitian Noni® Extra Tahitian Noni® Extra™ Bioactive SupplementIsi Dalam Botol: 4 Liter Harga Retail: Rp. 2.100.000 Harga Member…
Tru Age Maxidoid Tru Age Maxidoid Supplement Isi Dalam Botol: 750 ml Harga Retail: Rp. 600.000 (1 botol)…
Tahitian Noni® Juice Original™ Isi Dalam Botol: 1 Liter Harga Retail: Rp. 488.000 Harga Member CAS: Rp. 378.000 Tahitian Noni®…
"Vertigo, Mual & Bebas dari Lendir di Pagi Hari Nawawi <a href="https://www.nonijuicebali.com/wp-content/uploads/2015/06/tahitian-noni-penyakit-vertigo.jpg"><img src="https://www.nonijuicebali.com/wp-content/uploads/2015/06/tahitian-noni-penyakit-vertigo-300x225.jpg" alt="tahitian noni-penyakit vertigo" width="300" height="225" class="alignnone size-medium wp-image-115"></a> Setiap pagi ketika saya bangun tidur, badan saya selalu terasa kaku. Kalau bangun tidur pun harus pelan-pelan karena kalau langsung duduk, kepala pusing dan seisi kamar terasa berputar-putar, bahkan pernah sampai muntah-muntah. Ternyata saya mengidap Vertigo, begitu kata doker. Namun hal ini tidak begitu saya hiraukan. Justru yang selalu menjadi beban penderitaan saya, dari mulut saya selalu mengeluarkan dahak (lendir) kental berwarna hitam pekat. Di kamar mandi saya batuk terus menerus (tidak berhenti), sampai akhirnya mengeluarkan cairan kuning yang sangant asam. Begitu pun ketika saya gosok gigi, perut terasa mual-mual dan akhirnya batuk-batuk lagi dan mengeluarkan dahak berupa lendir warna hitam yang pekat serta cairan warna kekuning-kuningan dan sampai akhinya mengeluarkan keringat dingin. Inilah penderitaan yang hampir setiap pagi saya rasakan. Kalau saya lagi di kamar mandi dan batuk-batuk, istri saya sering mengejek kalau batuk saya ini terdengar sampai radius 1 kilometer dan membangunkan tetangga yang lagi tidur. Sampai akhirnya suatu ketika, teman saya yaitu Pak Jamal dan Pak Rafik, datang kerumah pada tanggal 8 Desember 2012 untuk memperkenalkan Maxidoid. Mereka mengatakan bahwa Maxidoid ini sangat baik untuk stamina. Apalagi, menurut mereka berdua, aktivitas dan mobilitas saya sangat tinggi. Terus terang saja saya tidak menceritakan tentang kondisi penyakit saya, pada teman saya ini. Saya di sarankan untuk mengkonsumsi Maxidoid 3 kali sehari dengan takaran 30ml, untuk memperbaiki stamina dan melancarkan peredaran darah. Saya tertarik dengan Maxidoid karena produk ini bukan obat, tetapi minuman Bioaktif. Selain itu, saya tertarik juga dengan tampilan botolnya. Namun diam-diam saya juga berharap Maxidoid dapat mengobati dan menyembuhkan penyakit yang saya derita ini, terutama batuk-batuk di pagi hari yang selalu mengeluarkan dahak lendir yang hitam pekat itu. Sebelum saya disarankan oleh dokter untuk mengkonsumsi 2 macam obat untuk mencegah datangnya vertigo secara mendadak. Dokter menyarankan untuk selalu membawa obat tersebut untuk jaga-jaga kalau terjadi serangan vertigo. Setelah dua hari saya mengkonsumsi Maxidoid 3 x 30ml setiap hari, Alhamdulilah, saat bangun pagi tidak lagi terasa sakit dan pegal-pegal. Dan saya bersyukur, kalau pun dikamar mandi saya masih batuk-batuk, tetapi dahak atau lendir yang keluar pun tidak lagi hitam. Pada saat gosok gigi, mual-mual pun sudah berkurang, setelah hari keenam , Alhamdulilah, batuk yang mengganggu tetangga itu pun sudah tidak lagi, dan dahak atau lendir itu pun sudah tidak ada, telah hilang. Badan pegal-pegal ketika pagi hari tidak terasa lagi. Rasa mual pun sudah hilang. Bahkan rongga dada sekarang ini terasa longgar serta nyaman, tidak sesak ketika bernafas. Akhirnya, pada tanggal, 13 Januari 2013, saya menjadi member MORINDA. Dan sampai sekarang ini saya selalu mengkonsumsi Maxidoid. Dan Alhamdulilah, juga penyakit Vertigo saya sudah hilang tidak lagi kambuh dan stamina saya semakin prima dan fit."
"Kista Thyroid di Leher Hilang (Marsudijono) <a href="https://www.nonijuicebali.com/wp-content/uploads/2015/06/Kista-Thyroid-di-Leher-Hilang-Marsudijono.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-112" src="https://www.nonijuicebali.com/wp-content/uploads/2015/06/Kista-Thyroid-di-Leher-Hilang-Marsudijono-225x300.jpg" alt="Kista Thyroid di Leher Hilang (Marsudijono)" width="225" height="300"></a> Tenggorokan gatal ketika terserang batuk, secara refleks tangan saya memegang leher. Saya merasakan ada benjolan di leher sebelah kanan. Kemudian, saya melakukan pemeriksaan Radiologi pada bulan Desember 2010 di sebuah Rumah Sakit di daerah Cempaka Putih Jakarta. Hasilnya,terdapat benjolan di leher dengan kesan: Multiple Kista thyroid dextra, bersepta dan klasifikasi (satu buah besar dan 2 buah kecil-kecil) serta kista thyroid sinistra (2 buah kecil-kecil). Oleh dokter ahli bedah di rumah sakit yang sama, dianjurkan untuk operasi. Walaupun saya termasuk kaum Adam, namun saya juga takut operasi seperti sebagian dari kaum Hawa, apalagi lagi yang mau dioperasi bagian leher. Disamping takut operasi, bekas operasi di leher mudah terlihat orang lain. Malu!!! Kemudian saya mencari second opinion, dengan harapan tidak dioperasi tetapi mendapat pengobatan saja. Pergilah saya ke dokter sub spesialis yang pratek di sebuah rumah sakit swasta di bilangan Salemba. Saya dibiopsi jarum. Hasil dari laboratorium tidak jelas, multi taksir. Lalu saya tanyakan kepada dokter apa rekomendasinya. ‘setali tiga uang’... OPERASI!!!. Takuuuuut!!! Tetapi dua minggu kemudian, timbul rasa sakit dari bekas biopsi jarum. Lalu disusul rasa sakit saat menelan. Saya khawatir hal ini menjadi masalah besar. Maka saya kembali ke basic. Setelah sekian lama tidak mengkonsumsi, saya kembali minum Tahitian Noni Juice yang sekarang bernama Morinda. Setelah menghabiskan ¾ liter keadaan membaik. Pelan-pelan rasa sakit untuk menelan hilang. Saya tuntaskan minum satu botol full alias 1 liter. Dan tangan kiri saya berulang kali meraba leher sebelah kanan. Ternyata tangan kiri saya tidak merasakan adanya benjolan. Alhamdulilah."
"Diabetes, dan Menjaga Kesehatan (Hartono Rahardjo) <a href="https://www.nonijuicebali.com/wp-content/uploads/2015/06/Diabetes-dan-Menjaga-Kesehatan-Hartono-Rahardjo.jpg"><img src="https://www.nonijuicebali.com/wp-content/uploads/2015/06/Diabetes-dan-Menjaga-Kesehatan-Hartono-Rahardjo-300x225.jpg" alt="Diabetes, dan Menjaga Kesehatan (Hartono Rahardjo)" width="300" height="225" class="alignnone size-medium wp-image-118"></a> Faktor keturunan dari almarhum ayah saya yang telah meninggal karena kolesterol, serta sejarah dari penyakit diabetes dari adik-adik ayah menjadi faktor pemicu bagi saya untuk semakin menjaga kesehatan. Memasuki usia 45 tahun, saya berniat untuk menjaga kesehatan sebaik-baiknya, dengan cara memperbaiki pola makan. Pada saat itu saya belum kenal Morinda. Catatan: tinggi saya 170cm, berat badan pernah mencapai 80 kg. Saat bujangan, saya selalu donor darah setahun sekali ke PMI, agar darah saya bisa diperbarui setiap habis donor, dan darah donor saya bisa dipakai oleh orang yang membutuhkanya. Tentu saya harus menjaga kondisi kesehatan, agar segala sesuatunya berjalan dengan lancar dan aman. Karena saya seorang pekerja lapangan di proyek bangunan bagian Mekanikal/ Elektrikal mulai dari teknisi, perencanaan sampai team konsultan dan direksi lapangan telah saya lalui dari usia 20 tahun sampai 50 tahun. Usia saya saat ini 55 tahun, sejak 2002 saya rajin cek kondisi gula darah, kolesterol dan asam urat, dan lainya, termasuk olahraga/ senam. Saat itu saya sudah ada gejala Diabetes (hasil sewaktu 143mg/dl) dan kolesterol (200mg), yang kondisinya naik turun setiap bulan. Dan saat itu pola makan saya sudah berubah dari nasi tiga kali per hari, kemudian menjadi 2 kali pagi dan siang sebanyak sekepal tangan kanan pasien, dan malam hari makan sayuran atau buah-buahan. Di pertengahan tahun 2008, teman saya yang bernama Supeno memperkenalkan produk Morinda: Tahitian Noni Original. Kemudian saya diajak ke kantor pusat jakarta, di kawasan Mega Kuningan. Beliau bilang kalau harga member tentu lebih murah, tetapi harus beli 5 botol atau 5 liter dan biaya regristrasinya member Rp 250.000. Akhirnya saya beli 2 botol dan yang 3 botol saya jual dulu. Saya tidak teratur minum Tahitian Noni Original yaitu 2 kali 60cc perhari. Yang paling saya ingat cara kerja Noni adalah memperbaiki sel-sel yang rusak. Selanjutnya takaran TNBB Original ditingkatkan menjadi 3 x 60cc, atau TNBB Extra 3 x 30cc. Syukur Allhamdulilah Ya Allah, saya telah ‘Kau’ temukan aku dengan ‘Juice Herbal’ yang aman dan halal. Tahun 2010 saya semakin mantap untuk mengkonsumsi Tahitian Noni, dan sampai kini (2013), saya minum secara kombinasi karena produknya semkin banyak macamnya yaitu Extra, Pure dan Maxidoid. Sekarang kondisi saya baik-baik saja dan saya tetap menjaga berat badan sekitar 75 kg. Allhamdulillah Ya Allah, terimakasih dr.Suwardi dan dr.Sanusi, atas bantuan konsultasinya, dan terimakasih Bapak Supeno dan Bapak Imaduddin atas informasi-informasinya. Setelah saya mengetahui manfaat Tahitian Noni, saya akan mengajak saudara-saudaraku, teman-temanku dan tetangga-tetangga, untuk mengkonsumsi Tahtian Noni, karena Tahitian Noni bukan hanya untuk orang sakit, orang sehat pun perlu. Istri dan Anakku juga selalu minum Tahitian Noni."
"Demam Berdarah & Fibroadenoma mamae (Deti Fardiyati Salim) <a href="https://www.nonijuicebali.com/wp-content/uploads/2015/06/Testimoni-Demam-Berdarah-Deti-Fardiyati-Salim_files.jpg"><img src="https://www.nonijuicebali.com/wp-content/uploads/2015/06/Testimoni-Demam-Berdarah-Deti-Fardiyati-Salim_files-300x225.jpg" alt="Testimoni Demam Berdarah - Deti Fardiyati Salim_files" width="300" height="225" class="alignnone size-medium wp-image-124"></a> Saya seorang ibu rumah tangga. Umur saya saat ini 49 tahun. Ketika masih gadis (20 tahun), ditemukan benjolan pada payudara kanan bawah dan dokter menyarankan agar segera operasi untuk membuang benjolan tersebut. Sewaktu dioperasi ternyata ada 3 buah tumor jinak (Fibroadenoma mamae). Setelah saya menikah dan dikaruniai 3 orang anak, tumor itu muncul lagi bahkan teraba beberapa benjolan di kedua payudara saya dan terasa sakit setiap menjelang menstruasi. Hal ini tentu sangat mengganggu dan saya khawatir benjolan tersebut menjadi ganas. Namun saya tidak mau dioperasi lagi. Pada tahun 2011, saya positif terkena demam berdarah. Pertama periksa darah di Laboratorium Klinik Vita Medika Sukabumi, trombosit 87.000. Dalam 2 hari, trombosit terus menurun hingga tinggal 34.000. Pada saat itu, kondisi tubuh saya sangat lemas dan telinga mendengung serta rasa mual. Karyawan laboratorium menganjurkan saya agar saya segera dirawat di rumah sakit. Namun saya dan suami (Bpk Manta) sangat yakin dan sudah banyak bukti bahwa TNBB (Tahitian Noni Bioactive Beverage) sangat efektif mengatasi demam berdarah. Disamping itu, produk ini telah diteliti secara ilmiah dan telah melalui serangkaian uji klinis dan mendapatkan paten dari berbagai lembaga dunia. Saya hanya dirawat di rumah dengan minum TNBB Original dengan dosis 30 cc setiap jam sepanjang hari dan minum air putih sebanyak mungkin dan tentu saja mohon pertolongan Tuhan. Puji Syukur pada hari ke- 3 trombosit mulai naik hingga pada hari ke- 7, trombosit saya sudah mencapai 270.000. jadi selama 7 hari saya habiskan 3 botol TNBB Original dan 1 butir analgesik (untuk membantu mengurangi rasa sakit kepala di hari pertama). Pada umunya, trombosit masih cenderung turun sekalipun pasien sudah minum TNBB. Tapi jangan dihentikan, terus minum sampai titik tertentu, kemudian trombosit akan mulai naik sampai normal kembali. Kurang lebih satu bulan kemudian, saya baru menyadari ketika saya periksa payudara (SADARI) benjolan-benjoalan payudara sudah tidak teraba lagi. Saya yakin sudah hilang dan tidak tersa sakit lagi. Wow... suatu bonus yang sangat menakjubkan diberikan Tuhan melalui Tahitian Noni. Saya sembuh dari penyakit demam berdarah dan sekaligus masalah hormonal dibereskan sehingga saya terbebas dari Fibroadenoma mamae. Luar biasa saya amat bersyukur dan tidak khawatir lagi. Saat ini, untuk menjaga kesehatan saya minum 2 kali 30cc Maxidoid dan Puji Tuhan malalui pemeriksaan TruAge Scanner pada tanggal 21 Agustus 2013, TruAge saya 10 tahun lebih muda dari umur saya. Bagi kami sekeluarga, Morinda adalah satu berkat sangat besar yang diberikan Tuhan Yang Maha Kuasa. Terimakasih Morinda."
Konsumsi secara konsisten untuk hasil yang optimal.
Mulai dengan 30ml dua kali sehari — pagi sebelum makan dan malam sebelum tidur.
Lanjutkan 30ml sekali sehari pagi hari, 30 menit sebelum makan untuk penyerapan maksimal.
Hasil terbaik setelah konsumsi rutin minimal 3 bulan. Simpan di tempat sejuk.
Ready stock di seluruh Bali. Order langsung atau kami antar ke rumah Anda
Seluruh Kota Denpasar & Badung. Kirim ke Kuta, Seminyak, Jimbaran, Nusa Dua, Ubud.
💬 Order SekarangMelayani Buleleng & sekitarnya. Kirim ke Lovina, Bedugul, seluruh Bali Utara.
💬 Order SekarangPunya pertanyaan? Ingin tahu produk yang cocok? Hubungi kami kapan saja.
Keranjang kosong.
Pilih produk untuk mulai belanja.